May 13, 2026

📍Ternate, Prov. Maluku Utara

Kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara ke Kabupaten Halmahera Timur menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Dalam agenda tersebut, dilakukan penguatan koordinasi bersama Pemerintah Daerah Halmahera Timur terkait implementasi aplikasi Jaga Desa, sebuah inovasi pengawasan dan pendampingan pengelolaan dana desa guna mencegah penyimpangan serta meningkatkan efektivitas pembangunan di tingkat desa. Melalui implementasi aplikasi Jaga Desa, diharapkan pemerintah desa dapat lebih mudah melakukan pelaporan, monitoring, serta pengelolaan program pembangunan secara terbuka dan terintegrasi. Kehadiran aplikasi ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Kunjungan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Halmahera Timur itu diterima langsung oleh Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, Wakil Bupati Anjas Taher, Kajari Haltim Firdaus Affandi, bersama Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat, unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Haltim. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ubaid Yakub, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjalankan pembangunan yang berlandaskan aturan hukum serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, dukungan dan pendampingan dari institusi penegak hukum sangat dibutuhkan agar setiap program pembangunan daerah dapat berjalan maksimal tanpa keluar dari koridor hukum. “Kunjungan Bapak Kajati tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Ini sekaligus menjadi motivasi agar pemerintah daerah semakin berhati-hati dan terus berkomitmen membangun Halmahera Timur secara baik dan bertanggung jawab,” katanya. Ubaid juga memaparkan, berbagai perkembangan pembangunan di Halmahera Timur, mulai dari kondisi wilayah, jumlah penduduk hingga peningkatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik dalam beberapa tahun terakhir. “Kami berharap sinergi ini terus terbangun. Pemerintah daerah tentu membutuhkan arahan dan pengawasan agar pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai aturan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kajati Maluku Utara, Sufari, mengapresiasi sambutan Pemkab Halmahera Timur serta berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih. Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap prestasi salah satu desa di Halmahera Timur yang sukses meraih juara satu lomba Garda Desa tingkat nasional. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi indikator positif bahwa tata kelola dan pengelolaan keuangan negara di Halmahera Timur telah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan. “Ini prestasi yang membanggakan. Artinya, pemerintah daerah bersama masyarakat mampu mengelola keuangan negara dengan baik, transparan dan tepat sasaran,” ungkapnya. Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara menambahkan, capaian tersebut bahkan mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto karena dinilai selaras dengan program pembangunan nasional melalui Asta Cita, terutama pembangunan yang dimulai dari desa. “Halmahera Timur menjadi contoh bahwa pembangunan desa dapat berjalan baik ketika dikelola secara serius dan tepat,” tandasnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengawal pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan, agar seluruh program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah Daerah Halmahera Timur menyambut baik langkah strategis tersebut dan berharap sinergi bersama Kejaksaan dapat terus diperkuat demi mendukung percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta optimalisasi penggunaan dana desa di seluruh wilayah Kabupaten Halmahera Timur.

Share this News :

Leave a Reply

Skip to content